Cianjur - TNI Angkatan Darat kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesulitan masyarakat melalui realisasi program penyediaan air bersih dari Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD). Program unggulan berupa pembuatan sumur bor ini dialokasikan di Kampung Cipurut RT 03 RW 07, Desa Sukagalih, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur. Kehadiran fasilitas air bersih ini menjadi angin segar sekaligus solusi konkret bagi masyarakat pedalaman Cianjur yang selama ini kerap dihadapkan pada keterbatasan akses sumber air yang layak, Jumat (29/5/2026).
Dalam pelaksanaannya, personel TNI dari Kodim 0608/Cianjur dikerahkan secara aktif di lapangan bertindak sebagai pengawas dan pendamping seluruh rangkaian kegiatan. Kehadiran para personel Kodim ini bertujuan untuk memastikan seluruh tahapan pengerjaan berjalan sesuai rencana serta membantu mengatasi kendala teknis bersama warga. Bahkan, sebagai bentuk keseriusan satuan, Dandim 0608/Cianjur Letkol Inf Bistok Barry Simarmata, S.Hub.Int., M.S.S., turun langsung melaksanakan peninjauan dan pengecekan progres pengerjaan sumur bor tersebut pada Hari Rabu tanggal 20 Mei 2026.
Pembangunan sumur bor ini dikerjakan secara profesional oleh CV SBN (Sumur Bor Nusantara). Proses pengerjaan fisik di lapangan memakan waktu kurang lebih tiga minggu, yang dimulai sejak tanggal 06 Mei 2026 dan berhasil dituntaskan dengan sempurna pada tanggal 28 Mei 2026. Sinergi yang kuat antara jajaran Kodim 0608/Cianjur di bawah arahan Letkol Inf Bistok Barry Simarmata, S.Hub.Int., M.S.S., pihak pemborong, dan warga setempat membuat pengerjaan sarana air bersih ini berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Urgensi pengadaan sumur bor di wilayah Kampung Cipurut ini terbilang sangat tinggi dan mendesak lantaran wilayah tersebut menjadi salah satu titik yang paling rentan mengalami krisis air bersih, terutama saat musim kemarau tiba. Keterbatasan sumber air yang layak selama ini memaksa warga dan anak-anak sekolah harus menempuh jarak yang jauh atau mengandalkan sumber air permukaan yang kualitasnya tidak terjamin demi memenuhi kebutuhan MCK (Mandi, Cuci, Kakus) serta konsumsi harian. Kondisi yang memprihatinkan ini memicu kedaruratan di bidang sanitasi dan kesehatan yang jika terus dibiarkan dapat menurunkan kualitas hidup masyarakat setempat.
Keberadaan sumur bor dari program KASAD ini membawa dampak yang sangat masif terhadap pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di Kampung Cipurut. Total penerima manfaat dari fasilitas baru ini tercatat sebanyak 97 Kepala Keluarga (KK) atau mencakup 345 jiwa yang selama ini mengandalkan sumber air seadanya. Tidak hanya menyasar pemukiman warga, aliran air bersih ini juga dirasakan langsung oleh sektor pendidikan, di mana sebanyak 80 murid Madrasah Ibtidaiyah (MI) di wilayah tersebut kini dapat menikmati fasilitas sanitasi yang jauh lebih higienis.
Kepala Desa Sukagalih, Bapak Dadan, menyampaikan apresiasi mendalam dan testimoninya atas rampungnya proyek yang sangat dinantikan oleh warganya tersebut. "Kami atas nama pemerintah desa dan seluruh masyarakat Desa Sukagalih mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak KASAD atas bantuan sumur bor ini. Air bersih adalah kebutuhan yang sangat darurat di Kampung Cipurut, dan bantuan ini benar-benar menjawab kesulitan 345 jiwa warga kami serta anak-anak di MI yang selama ini kesusahan air. Terima kasih juga kepada jajaran Kodim 0608/Cianjur yang setia mengawasi, mendampingi, bahkan Bapak Dandim Letkol Inf Bistok Barry Simarmata yang berkenan mengecek langsung ke lokasi, serta CV SBN yang sudah bekerja keras menyelesaikan tepat waktu, " ungkap Bapak Dadan.
(Pendim0608)

Cianjur